PHP Basic – Assignment & Operator Aritmatika

0
154

Proses pemberian suatu nilai kepada suatu variabel diistilahkan ‘Assignment’.

Operator Aritmatik
Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk
memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Ada beberapa
macam operator yang bisa digunakan, diantaranya adalah operator aritmatik, operator
penggabungan string dan operator logika.
Untuk operator penggabungan string, sudah pernah kita gunakan di Bab IV yaitu
menggunakan tanda dot (.). Operator logika akan kita bahas pada bab berikutnya karena
sering digunakan pada statement kontrol. Fokus kita sekarang adalah pada operator
aritmatik.
Operator aritmatik digunakan untuk operasi perhitungan yang melibatkan nilai berupa
bilangan. Namun bisa pula diberikan pada string, namun string yang berupa bilangan.

Tingkat Presedensi
Harap hati-hati dalam menggunakan operator aritmatik, terutama jika kita
menggunakan lebih dari satu operator yang berbeda dalam satu statement perhitungan,
sebagai contoh script berikut ini:

Apabila script di atas dijalankan, maka hasil yang muncul bukan 29, tapi 17. Mengapa
demikian? Ya… karena operasi aritmatik yang dikerjakan terlebih dahulu adalah
perkalian (*). Mengapa? Perkalian memiliki tingkat presedensi yang lebih tinggi daripada + dan -. Setelah perkalian dikerjakan, trus… yang dikerjakan operasi yang mana lagi? +

atau -. Keduanya, + dan -, memiliki tingkat presedensi yang sama. Nah… kalo demikian,
maka yang dikerjakan lebih dahulu adalah yang terletak di bagian yang lebih kiri, yaitu +.
Bagaimana dengan operator pembagian (/)? Operator ini memiliki tingkat presedensi
yang sama dengan (*). Keduanya memiliki tingkat presedensi yang lebih tinggi daripada + dan -. Sedangkan operator modulo (%) levelnya juga sama dengan * dan /.
Trus… dari script di atas, misalkan kita ingin yang dikerjakan adalah yang penjumlahan
terlebih dulu bagaimana caranya? Ya… seperti dalam pelajaran matematika di SD, kita
berikan tanda kurung.

<?php

$a = (3+4) * 5-6;

echo $a;

?>
Paham ya… ???

Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment
Selain bentuk operator aritmatik yang dibahas sebelumnya, ada juga operator yang
merupakan kombinasi antara operator aritmatik dengan assignment.
Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment
(kenaikan nilai). Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan
1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa
$counter = $counter + 1;
Maksud dari perintah di atas adalah, nilai variabel $counter yang baru diperoleh dari
nilai $counter yang lama ditambah 1.
dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat sebagai
$counter += 1;
Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+=) merupakan
gabungan dari operator aritmatik dan assignment. Berikut ini adalah bentuk-bentuk
operator lain jenis ini.

Operator Pre/Post Increment dan Decrement
Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator
ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1.
Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini:
· $x++;
ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;
· $x–;
ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;
Contoh:

<?php

$x = 4;

$x++;
echo “Nilai x yang baru : “. $x;
$x = 4;
$x–;
echo “Nilai x yang baru : “. $x;
?>

Latihan 1

Script ini akan menghitung komisi salesman berdasarkan nilai penjualan yang dicapainya yaitu sebesar Rp. 1.500.000,-
Ketentuan komisinya adalah 5% dari nilai penjualan yang dicapai.

 

Latihan 2

Script ini akan menghitung gaji bersih karyawan yang dirumuskan dengan
Gaji Bersih = Gaji Pokok + tunjangan – pajak;
Misalkan gaji pokoknya Rp. 1.000.000, tunjangan Rp. 500.000 dan pajaknya 15% dari (gaji kotor = gaji pokok + tunjangan)
Berikut ini ada beberapa cara pembuatan script yang akan menghasilkan output yang sama

 

Latihan 3

Script ini akan mengkonversi waktu yang dinyatakan dalam 10:16:42 (10 jam, 16 menit dan 42 detik) ke dalam satuan detik.

 

Latihan 4

Script ini merupakan kebalikan dari latihan 3
Script ini akan mengkonversi waktu yang diketahui dalam satuan detik ke dalam satuan jam-menit-detik.
Diketahui waktu dalam detik adalah 15789 detik, akan dikonversi ke bentuk x jam, y menit dan z detik

 

Latihan 5

Script ini akan mencari selisih antara waktu 10:34:45 dengan 12:25:31. Hasil selisih waktu dinyatakan dalam detik

Comments

comments